Kamis, 21 Februari 2013

burgerkil

Burgerkill

Burgerkill
Asal Bandung, Indonesia
Genre Metalcore, Death metal
Tahun aktif 1995–sekarang
Label Revolt! Records
Xenophobic Records (Australia)
Artis terkait Beside, Padi
Situs web http://www.burgerkillofficial.com
Anggota
Vicky
Ebenz
Agung
Andris
Ramdan
Mantan anggota
Ivan
Kimung
Dadan
Ugum
Burgerkill adalah sebuah band metalcore yang berasal dari kota Bandung, Jawa Barat. Nama band ini diambil dari sebuah nama restaurant makanan siap saji asal Amerika, yaitu Burger King, yang kemudian oleh mereka diparodykan menjadi "Burgerkill".
Burgerkill berdiri pada bulan Mei 1995 berawal dari Eben, scenester dari Jakarta yang pindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolahnya. Dari sekolah itulah Eben bertemu dengan Ivan, Kimung, dan Dadan sebagai line-up pertamanya.
Mereka berhasil merilis single pertamanya lewat underground phenomenon Richard Mutter yang merilis kompilasi cd band-band Bandung pada awal 1997. Nama lain seperti Full Of Hate, Puppen, dan Cherry Bombshell juga bercokol di kompilasi yang berjudul Masaindahbangetsekalipisan tersebut.
Pada akhir tahun 1997 mereka kembali ikut serta dalam kompilasi Breathless dengan menyertakan lagu Offered Sucks didalamnya. Awal tahun 1998 perjalanan mereka berlanjut dengan rilisan single Blank Proudness, pada kompilasi band-band Grindcore Ujungberung berjudul Independent Rebel.
Disekitar awal tahun 1999, mereka mendapat tawaran dari perusahaan rekaman independent Malaysia, Anak Liar Records yang berakhir dengan deal merilis album Three Ways Split bersama dengan band Infireal (Malaysia) dan Watch It Fall (Perancis).
Pada tahun 2000, akhirnya Burgerkill berhasil merilis album perdana mereka dengan title Dua Sisi oleh Riotic Records. Pada tahun yang sama, band ini juga merilis single Everlasting Hope Never Ending Pain lewat kompilasi Ticket To Ride.
Mereka menjadi nominator Band Independent Terbaik ala majalah NewsMusik pada tahun 2000. Awal tahun 2001 pun mereka berhasil melakukan kerjasama dengan sebuah perusahaan produk sport apparel asal Amerika: Puma yang selama 1 tahun mensupport setiap kali Burgerkill melakukan pementasan. Dan sejak Oktober 2002 sebuah produk clothing asal Australia: INSIGHT juga mensupport dalam setiap penampilan mereka.
Pertengahan Juni 2003, Burgerkill menjadi band Hardcore pertama di Indonesia yang menandatangani kontrak sebanyak 6 album dengan salah satu major label terbesar di negeri ini, Sony Music Entertainment Indonesia. Dan setelah itu akhir tahun 2003, Burgerkill berhasil merilis album kedua mereka dengan title Berkarat.

d' bagindas

band d'bagindas

D’Bagindas. Band ini memang sedang dibicarakan dimana-mana. Lagu-lagu mereka pun terdengar disekitar kita. Dan disini kamu bisa menemukan profil band D’Bagindas, kumpulan foto D’Bagindas dan foto-foto terbaru D’Bagindas. Band yang mengusung aliran pop melayu ini dimotori oleh Bian (vokal), Mike (kibord), Dandy (gitar) dan Tile (gitar). Band D’Bagindas yang terbentuk pada tanggal 02 pebruari 2009 memang sengaja mengikuti keinginan pasar. Menurut mereka, lewat karya terbaik termasuk eksplorasi bermusik, masyarakat pasti bisa menerimanya.

Sebenarnya nama Tile dan Dandy sudah tak asing lagi, mengingat keduanya pernah tergabung dalam band beraliran underground, Virus. Perbedaan genre pun tak menjadi penghalang, dan hal itu dibuktikan lewat album bertajuk “C.I.N.T.A” ini. “Menggarap musik pop melayu justru ada tantangannya, kalau dulu kita biasanya main gitar empat ke atas, sekarang empat ke bawah,” ungkap Dandy saat diwawancarai di kantor Trinity Optima Production, Jakarta , beberapa waktu lalu.
.... Dengan dukungan Mike, yang mencipta semua lagu-lagu D’Bagindas, serta suara berat khas melayu milik Bian, dipastikan grup band ini bisa bersaing dengan sederet band-band melayu lainnya yang lebih dulu eksis seperti ST12, Wali maupun band aliran lain.
Karakter vokal Bian memang sangat pas dengan lagu-lagu ciptaan Mike. Apalagi beberapa tahun terakhir, Bian sempat aktif bergelut di genre dangdut. Itu belum seberapa, di album perdananya D’Bagindas mampu menggandeng beberapa musisi untuk mendukung musiknya. Sebut saja Hendri Lamiri, lewat permainan violin di tembang “Empat Mata“. Belum lagi permainan bass di seluruh lagu oleh Indra.
Secara keseluruhan, tidak semua lagu D’Bagindas bernuansa melayu. Tembang “Dimana Sumpahmu” justru sangat pop, tanpa mengurangi aura melayunya

hello band

Hello (grup musik)


Hello (grup musik)
Hello (grup musik)
Latar belakang
Lahir Bendera Indonesia Yogyakarta, Indonesia
Jenis Musik Pop
Tahun aktif 2007 - sekarang
Perusahaan rekaman Nagaswara
Anggota
Widi
Gavet
Gani
Prima
Dedy
Hello merupakan grup musik asal Indonesia yang berasal dari Yogyakarta yang didirikan pada 19 Desember 2007.[1] Grup musik ini yang terdiri dari anggotanya berjumlah 5 orang yaitu Widi (vokal), Gavet (keyboard), Gani (gitar), Prima (bas), dan Dedy (drum).[2] Pada tahun 2008, Hello merilis album perdana mereka Say Hello.[3]

Zigas

Zigaz


Zigaz
Zigaz
Latar belakang
Lahir Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Jenis Musik Pop Rock
Tahun aktif 2006–sekarang
Perusahaan rekaman Waybe (2006–sekarang)
Anggota
Zian (vokal)
Randy (gitar)
Azis (gitar)
Ebi (bass)
Rama (drum
Zigaz adalah grup musik (band) asal Indonesia dengan personel dengan mengusung aliran Pop-Rock.

Armada

Armada (grup musik)


Armada
Armada (grup musik)
Armada
Latar belakang
Lahir Bendera Indonesia Palembang, Indonesia
Jenis Musik Pop
Tahun aktif 2007 - sekarang
Perusahaan rekaman E-Motion Entertainment
Situs resmi www.armada-band.co.cc
Anggota
Rizal (vokal)
Radha (gitar)
Mai (gitar)
Andit (drum)
Endra (bass)
Armada merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang dibentuk pada tahun 2007 dengan nama awal Kertas. Grup musik ini beranggotakan 5 orang yaitu Rizal (vokal), Radha & Mai (gitar), Andit (drum), dan Endra (bass). Genre musik ini adalah pop.

setia band

Setia Band


Setia Band
Setia Band
Latar belakang
Lahir Bendera Indonesia Bandung, Indonesia
Jenis Musik Rock
Tahun aktif 2012 - sekarang
Perusahaan rekaman Trinity Optima Production
Anggota
Charly
Pepeng
Alsa
Larasati
Setia Band merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang dibentuk pada tahun 2012. Grup musik ini beranggotakan 3 orang yaitu Charly (vokal), Pepeng (gitar) dan Alsa (drum). Grup musik ini bergenre rock. Vici Dian Larasati Putri utami (keyboard) Lagu utamanya ialah Satu Hati dirilis tahun 2012.

geisha

Profil Geisha Band

Geisha Band berdiri pada akhir Desember 2003. Band ini telah meraih beragam prestasi musik di kota asalnya Pekanbaru. Kesuksesan luar biasa dicapai band yang terdiri dari momo [vocal], Roby [guitar] leader, Aan [drum], Amek [keyboard] dan Bernard [bass] ini, saat menjadi finalis A Mild Live Wanted 2007.

Awalnya band ini bernama Jingga. Personel Jingga waktu itu terdiri dari Febri [drum]leader, Momo [vocal], Roby [guitar], Aan[guitar], Amek [keyboard], dan Bernard [bass]. Hits lagu indie yang pernah mereka keluarkan diantaranya, Hey_ya(untuk selamanya), Sya La La, Cintaku Hilang. Lagu Untuk Selamanya adalah lagu yang telah dirilis ulang untuk kompilasi A Mild Live Wanted 2007 bersama dengan D'Masiv. musikji.net

Lagu-lagu Geisha Band merupakan karya-karya musik yang mengisahkan sisi kehidupan yang banyak terjadi di sekitar kita. Geisha sendiri terjun dialiran art rock progressive, karena dalam penciptaan lagu, Geisha Band memadukan berbagai unsur-unsur yang berbeda, sehingga menjadi sebuah ciri khas dari Geisha dengan hentakan musik rock dan alunan beat yang cukup kencang.

Tahun 2009, Geisha akhirnya mendapat kontrak dengan Musica Studios untuk album perdana yang bertitelkan Anugerah Terindah. Mereka pun mengandalkan lagu yang berjudul "Jujurlah Padaku